Selular.ID – Berdasarkan data 2023 tercatat 23,7 persen jumlah pelanggan aset Kripto di Indonesia adalah kalangan mahasiswa. Sehingga diharapkan melek dengan perkembangan informasi karena penguatan ekonomi tidak lari dari perkembangan teknologi termasuk aset Kripto.
Melihat itu, PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform jual beli dan investasi Kripto di Indonesia terus berupaya mendorong peningkatan literasi aset KrIpto.
Kali ini, Pintu berkolaborasi dengan Badan Pengawas Berjangka Perdagangan Komoditi (Bappebti) berkunjung ke Kota Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur.
Kunjungan yang dilakukan mengadakan dua kegiatan sekaligus yakni, Stand Up Comedy bertajuk Web3 Open Mic Competition: Laugh to The Moon pada (17/5) dan Pintu Talks Campus Edition di Universitas Airlangga (UNAIR) (18/5) yang membahas topik mengenai Digital Economy Transformation: Blockchain & The Future of Accountancy.
Olvy Andrianita, Sekretaris Bappebti mengapresiasi kegiatan literasi aset Krypto di Surabaya baik di Universitas Airlangga maupun komunitas Stand Up Comedy karena fokus kepada anak muda yakni para mahasiswa.
Baca Juga:OJK Terbitnya Aturan Baru Mengenai Aset Kripto
“Kegiatan yang dikemas dengan kreatif ini diharapkan efektif, mengingat 23,7 persen jumlah pelanggan aset Krypto di Indonesia dari kalangan mahasiswa,”ujarnya.
Dalam kegiatan Pintu Talks di UNAIR, turut hadir Yanuar Nugroho, Koordinator Program Studi Diploma 3 Akuntansi, Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, yang memberikan pemaparan mengenai cryptocurrency dalam perspektif akuntansi,
Analisis akuntansi terkait aset Kripto menjadi mata kuliah yang penting bagi mahasiswa karena Krypto merupakan salah satu bagian dari ilmu ekonomi saat ini.
Literasi kepada mahasiswa menjadi wadah edukasi yang efektif dalam memberikan pemahaman terkait regulasi, ekosistem, potensi serta hal-hal lain terkait.
Kegiatan ini harapannya akan muncul pelaku industri crypto dari generasi muda Indonesia yang tentunya telah matang dan siap terjun di industri ini,”
Malikulkusno Utomo (Dimas) General Counsel PINTU mengungkapkan, “Edukasi dan literasi menjadi komitmen utama. Menurutnya, Pintu bersama dengan Bappebti yang selalu mendukung berbagai program yang kami miliki.
Rangkaian kegiatan di Surabaya tepatnya di UNAIR menjadi bagian perjalanan edukasi kami yang disambut antusias oleh mahasiswa yang ingin mengetahui lebih dalam tentang perkembangan industri aset Kripto.
“Ke depan, kami sangat terbuka untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Bappebti selaku regulator beserta institusi pendidikan lainnya demi mendorong penetrasi dan literasi aset crypto dan teknologi di dalamnya,”ujar Dimas.
Masih dalam rangkaian kegiatan Bulan Literasi Kripto (BLK) 2024 yang dibuka sejak awal Mei 2024, PINTU terus mendukung kegiatan ini melalui berbagai kegiatan roadshow yang salah satunya diadakan di Surabaya.
Pada dua kegiatan yakni Stand Up Competition dan Pintu Talks di UNAIR ratusan peserta turut hadir mendukung jalannya acara yang diisi dengan berbagai konten menarik seperti bagaimana revolusi internet dari Web 1.0 sampai ke Web 3.0, hingga bagaimana regulasi yang mengatur tentang perdagangan investasi aset Kripto di Indonesia.
Baca Juga:Pelaku Industri Dukung Mitigasi Dinamika Perdagangan Aset Kripto di Indonesia
“BLK 2024 akan berakhir pada tanggal 30 Mei 2024. Namun semangat dan dorongan untuk mengedukasi tentang manfaat aset Kripto dan teknologi blockchain akan terus dijalankan sebagai bagian dari usaha nyata kami untuk meningkatkan penetrasi investasi aset Kripto di Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai pusat crypto terbesar di Asia Tenggara,” tutup Dimas.